PHRI Berharap Pemimpin Garut Kedepan Paham Pariwisata

post-img

Jajaran Pengurus PHRI Garut Usai Rapat Rutin antar pengurus, foto Istimewa

Infophrigarut ,- Para Pemilik Hotel dan Restoran di Garut menilai Garut masih belum maksimal dalam membangun dan menumbuhkan sektor parwisatanya, terbukt masih minimnya infrastruktur serta daya dukung terhadap sejumlah objek wisata yang ada baik objek wisata buatan maupun wsiata alami.

H. Deden Rochim pemilik Rancabango Resort mengatakan pemerintah yang ada memang belum sepenuh hati membangun pariwisata Garut buktinya, masih sangat minim event parwisata, lemah dalam penataan kawasan serta minim juga upaya mendongkrak nilai jual pariwisata Garut yang sudah ada saat ini.

“Garut ini jika tidak ada para penggiat pariwisataya yang melakukan upaya sudah makin terpuruk. lihat saja upaya pemerintaha yang ada selama ini hanya sekedar slogan semata realisasinya saya rasa masih sangat jauh. Tidak ada Sinergitas yang baik dengan para penggiat pariwisata. Para pengelola Hotel atau restoran merasa dibutuhkan pada saat bayar pajak kurang atau lambang,”Kata Dede Rochim menanggapi kondisi pariwisata Garut yang ada saat ini saat ditemui, Ranu (4/10/2017).

Deden berharap kepemimpinan Garut mendatang siapapun yang akan keluar dalam suksesi kepemimpinan pada Pilkada serentak 2018 mendatang benar-benar melahirkan pemimpin yang peduli dan memahai bagaimana pariwisata ini menjadi andalan Kabupaten Garut.

“Kita masih optimis kedepan akan lahir pemimpin Garut yang lebih paham dan mampu meningkatkan secara signifikan dunia pariwisata karena alam Garut telah memberinya modal dengan alam yang indah, seni dan budaya yang banyak ragamnya. Kurang apalagi Garut sebenarnya. Namun memang para penggiat pariwisata tidak bisa berbuat banyak disaat para pemegang kebijakannya tidak banyak berpihak para sektor pariwisata,”ungkapnya.

Senada dengannya, Tedy Golsom pemilik Rumah Makan Kampung Muara Sunda yang juga wakil Ketua PHRI Garut menegaskan, pihaknya bersama para pemilik perusahaan yang  bergerak disektor penyedia akomodasi pariwisata memang berharap ada pemimpin Garut yang benar-benar paham dengan seluk beluk pariwisata yang tidak hanya pintar bicara menarik Pendapatan Daerah tetapi pintar menciptakan peluang untuk pendapatan daerah itu.

“Kalau cuma menarik sektor PAD dari pajak saja mana bisa terkejar tanpa mampu membuat dan menciptakan peluang dan sumber-sumber baru PADnya. Saat ini yang terjadi dari sektor pariwisata yang digenjot terus saja pajak Hotel dan Restoran sementara faktor-faktor penunjang lainnya tidak bayak diperhatikan,”ujar Tedy ditemui terpidah.

Ia berharap pemimpin Garut mendatang mampu menajamkan visi misinya pada pembangunan sektor pariwisata agar potensi Kabupaten Garut yang sudah benar-benar ada dan terbagun makin berkembang dan maju.

“Kalau tidak ada pemimpin yang benar-benar memperhatikan pariwisata mau bagaiman nasib para invenstor pariwisata, kini sudah banyak bermunculan hotel hotel berbintang di kawasan wisata Cipanas Tarogong, tetapi potensi di kawasan cipanasnya apa yang mau dijual. Saya melihat sampai saat ini Cipanas masih itu itu aja orang cuma mengejar wisata tidur dihotel saja. Ini perlu pemikiran maju dari para pemegang kebijakan Garut,”Tukasnya.***JMB

Leave a reply